Minggu, 18 November 2018

Renungan Favoriteku


Introitus : Ibr 13:8
Firman : Yosua 1:1-9

Dalam kepercayaan bangsa romawi, ada seorang dewa yang sangat mereka hormati, dia adalah dewa Janus ato Janus, dia dihormati sebab dia adalah dewa permulaan dan sekaligus dewa akhir dari kehidupan orang romawi atau dewa waktu. Selain itu dewa Janus juga disebut sebagai dewa pangan atau pertanian sebab dalam permulaan tahun hidup, mereka menanam dan memohon dewa Janus memberi berkat agar seluruh tanaman dan segala yang disusahakn mereka berhasil.
Dalam gambar2 di internet atau buku ensiklopedi, kita bisa melihat kalau dewa Janus itu memiliki dua wajah, yang satu menghadap ke depan yang menggambarkan akan masa depan  dan yang satu menghadap ke belakang yang menggambarkan tentang masa lalu.
Orang Romawi percaya bahwa memulai permulaan tahun dengan menyembah dewa Janus maka akan mengalami sejumlah berkat dan peruntungan-peruntungan lainnya. Disebut awal tahun baru karena bulan ini dipandang sebagai titik pangkal untuk mengingat apa yang telah lewat dan menatap masa depan.
Oleh sebab itu,bulan Januari dipakai dalam kalender international sebagai awal bulan dalam sebuah tahun mengikuti nama  dewa janus.
Ss yang diberkati Tuhan ,..
Dewa janus menggambarkan bagaimana kehidupan manusia saat ini, banyak dari kita yang sudah melangkah kan kaki di tahun  baru, tapi masih saja membawa dan mengingat masa lalu, tahun ganti tahun masih saja kita terlena dengan tahun lama, sebut saja budaya menggosip, ini masih saja berlangsung tiap hari, sepanjang tahun2 kehidupan,..
Padahal, apa untungnya? Apa manfaat dari hidup seperti itu...
Saya sangat senang belajar budaya orang2 western, ato orang bule biasa kita bilang,...mereka kenapa maju, demokrat dalam segala hal bahkan sering kita liat baik di tv ato baca di media cetak jumlah pengangguran mereka sangat2 sedikit, sebab salah satu yang jadi mindset/pola pikir mereka itu, kalo bicara orang, hanya buang energi..mereka paling tidak peduli sama urusan orang, yang mereka pikirkan adalah bagaimana membangun diri, memajukan diri serta menikmati hasil dari setiap kerja keras mereka. Atau bahasa kupang bilang mau malenggang ko matono na farek b son toe, lagian lu son tambah satu butir beras ju untuk b hidup,..
Tapi budaya2 bgt yang masih terus kita pelihara sampe tahun berganti tahun,.. ada lagi budaya yang masih dipelihara yakni perhatian kita pada perayaan natal yang penuh dengan pesta2,...padahal kita lupa Yesus lahir dalam kesederhanaan, Dia lahir untuk brbagi kasih dengan semua orang,...
Budaya itu yang masih kita pelihara meski taun berganti tahun sama saja, akhirnya makna natal semakin pudar dengan budaya balanja sana, balanja sini,...
Belum lagi budaya meriam bambu, petasan, bahkan budaya minum mabok yang semakin hari semakin menjadi,..itu terus terbawa tahun berganti tahun,...
Bagaimana dengan gereja? Budaya yang paling terus dijaga tahun demi tahun adalah budaya jang beta,..beta son bisa, jang beta..beta son mampu, ...ato budaya awiiii...son ada orang lain lagi ko? Hanya dia sa yang tampil terus, heloooow, makanya kalo Tuhan berikan waktu n kesempatan melayani na jang bataputar kiri kanan lae,..supya ktika org tampil jang bakritik n sibuk urus orang sampe lupa urus  diri sendiri,...
Budaya yang juga masih dibawa tahun berganti tahun adalah budaya son hargai waktu, mau ibadat, mau rapat ato buat apa sa, pasti selalu son tepat waktu,..andai saja Tuhan ju son tepat waktu kasih umur panjang, kasih matahari, kasih berkat,..jadi apa suw ktg manusia,....
Satu lagi budaya yang masih terus terbawa tahun berganti tahun adalah budaya palese ato orang sabu bilang kehiu,...klo sudah dikritik yang ada hanya palese ato kehiu, ujung-ujungnya son dtang gereja, bamara deng majelis jemaat bahkan bisa-bisa pindah greja,..heloooow,...makanya jang pernah bilang,..aman sa, b ni siap trima kritikan, tp begitu dikritik  hati su sama ke kerupuk kena air,...
Baaimana dengan kondisi bangsa kita? Budaya yang terus dipakai tahun ganti tahun adalah budaya korupsi, budaya unjuk kekuasaan, lihat saja hasil pilihan masyarakat NTT terhadap para wakil rakyat, menjelang akhir tahun kita melihat kasus freeport yang melibatkan anggota dewan yang kita pilih, ada kasus unjuk kekuasaan yang mengancam anggota polda NTT akibat operasi pekat ato penyakit masyarakat yang dilakukan lewat penyitaan miras,..semua mata memandang pada NTT dengan budaya yang masih terpelihara pada setiap pemimpin yang rakus akan kekuasaan dan menimbun harta tanpa pernah peduli akan rakyat yang berteriak memohon kesejahteraan,..
Belum lagi budaya baru yang tahun demi tahun masih terus dinikmati masyarakat kota kupang yakni budaya pemdaman listrik yang tidak tentu arah, enath mau mesin baru, mesin sewaan tapi tetap sama saja, pemdaman tetap saja terjadi, orang kupang bilang, biar mau boto2 ju PLN  dong son akan nodek.
Ss yang diberkati Tuhan,...
Yosua 1 sec keseluruhan merupakan babak baru atau tahun baru bagi keh org israel bahkan Yosua sendiri,sebab ada babak baru bagi kepemimpinan Yosua. Yosua mesti meninggalkan masa lalu dia untuk mmulai masa yang baru bersama Tuhan.
Masa lalu di mna Yosua merupakan abdi Musa, kemna Musa pergi dan melayani disitu Yosua ada, lantas ketika Musa mati, Yosua mesti belajar menjadi seorang pemimpin bagi kurang lebih 2-3 juta bangsa Israel yang trkenal dengan tegar tengkuknya, Yosua mesti belajar menjadi  seorang pemimpin yang hidup menurut ketaatan dan kehendak Tuhan.
Tentu ini tidak mudah mengingat masa lalu Yosua yang sebagai seorang abdi, hidup dalam bayang2 kehebatan Musa, bisa saja Yosua berkata, aduh Tuhan beta son sanggup, beta son bisa, tapi Yosua melakukan apa yang Tuhan perintahkan, meski berat dia melksanakan dengan taat apa yang Tuhan perintahkan.
Yang luar biasa, Tuhan tidak memberi perintah saja akan tetapi ada janji dari setiap ketaatan yang Yosua lakukan, yakni ay 2,3,5
Ss yang diberkati TUHAN, apa yang bisa kita pelajari dari firman TUHAN saat ini...
1.      Melakukan apa yang TUHAN perintahkan
Ini menjadi awal perjalanan hidup Yosua dan bangsa Israel bahkan kita semua yang hadir saat ini sebab..jika kita melakukan apa yang Tuhan perintahkan, maka Dia akan menyertai kita, Dia tidak akan meninggalkan kita bahkan Dia akan selalu ada bagi kita. Seharusnya dengan iman kita juga berkata, kalau Tuhan sanggup memberkati yosua pada waktu lampau akibat ketaatannya mlakukan kehendak Tuhan maka dengan imanpun kita percaya bahwa berkat Tuhan pun juga akan ada bagi kita yang setia melakukan kehendakNya.
2.      Mejadi pribadi yang kuat dan teguh; dalam pembacaan kita, kalimat kuatkan dan teguhkanlah hatimu diulang lebih dari satu kali 6,7,9 diucapkan Tuhan secara lansgung dan di ayat ke 18 diucapkan oleh orang israel. Ini berarti kuat dan teguh menjadi sangat penting dalam kehidupan yang baru dalam memimpin bangsa israel sekaligus menjadi syarat untuk bisa mendapatkan janji Tuhan itu.
Lalu dalam hal apa yosua harus menjadi kuat dan teguh?
1.      Dalam memimpin bangsa isarel, jangan sampe terpengaruh oelh keinginan org isreal yang kecendrungannya memberontak pd Tuhan,  (7, 18). Ini sama dengan kita, jangan pernah terpengaruh dengan gaya hidup orang lain yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, cth,orang lain isap rokok kita juga ikut isap rokok coz keliatan menarik n ngetren padahal entah kita tahu atau tidak tahu bahwa menurut ilmuwan Israel,  penelitian menunukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen, artinya keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak atau bodoh. Suatu penemuan dari saintis gen dan DNA Israel.
2.       Dalam hal menyelidiki hukum taurat, sehingga baik Yosua mapun orang israel tidak berjalan menurut keinginan mereka sendiri melinkan keinginan dan kehendak Tuhan, belajar hkm taurat atau membaca alkitab mesti menjadi kebiasaan, coz sesuatu yang dibiasakan akan menjadi sebuah pembiasaan dalam hidup kita, sehingga hidup kita dapt menjadi berkat dan bukan menjadi batu sandungan bagi orang lain.
3.      Dalam hal melakukan tugas merebut tanah perjanjian. Yosua tidak boleh takut, bahsa alkitabnya kecut dan tawar hatimengahdapi orang kanaan yang kuat sebaba janji Allah akan terus menyertai. Ini pun sama dengan kita, menghadapi 365 hari baru di depan kita, kadang membuat kita bimbang, ragu, mampukah saya, bisakah saya, kuatkah saya..tapi kita mesti ingat juga nats pembimbing kita tadi bahwa Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, hari ini dan sampai selama-lamnya.
Ss yang diberkati TUHAN,...
Janji Tuhan bagi kehidupan orang percaya sangat besar, janji Tuhan ya dan amin, tidak sama dengan janji manusia, janji dunia yang ditawarkan pada kita, tapi sering jani Tuhan tidak kita nikamati bukan karena Allah tidak peduli dan pilih kasih, bukan melainkan karena kita tidak taat pada perintahnya dan tidak menjadi orang yang kuat dan teguh.
Memasuki tahun yang baru yang menurut ramalan orang merupakan tahun




Kiranya tahun yang baru ini menjadi pembakar semangat bagi kita semua untuk berjalan bersama Tuhan dalam ketaatan dan memegang janji Tuhan atas pribadi kita. Menajdi kuatlah, menjadi teguhlah dalam melakukan semua apa yang Tuhan inginkan terjadi dalam hidup, kerja dan masa depan kita.
Selamat tahun baru. Tuhan memberkati kita semua. amen

(Pernah dikhotbahkan oleh Pdt Menina Saingo, STh, M.Pd di Jemaat GMIT Mawar Sharon Liliba 2016)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar